Taukah Kamu!?...

Menstruasi merupakan proses yang dialami tubuh dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan produktifitas selanjutnya. Setiap wanita akan mengalami ketidaknyamanan fisik selama proses menstruasi.

Mengapa setiap menstruasi, wanita mengalami:

KEPUTIHAN / LEUCORRHEA

MUAL, PUSING, DEMAM

GATAL-GATAL PADA KULIT

RASA PANAS dan KRAM PADA BAGIAN BAWAH PERUT

RADANG VAGINA, RADANG SERVIKS

NYERI / SAKIT PADA BAGIAN PINGGANG

Karena pada umumnya pada saat menstruasi, wanita terkena infeksi bakteri. Infeksi bakteri ini dapat menjadi penyakit kandungan yang lebih serius apabila tidak ditangani secara khusus.

 


Mengapa wanita mudah terjangkit infeksi bakteri?

Karena 107 bakteri/mm2 di temukan di atas pembalut wanita. Kondisi inilah yang membuat pembalut menjadi sarang pertumbuhan bakteri walau hanya dipakai selama 2 jam.

 


Kesalahan yang sering dilakukan saat pemakaian pembalut / pantyliner:

1. Membuka dan memasang pembalut / pantyliner tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

2. Menyimpan pembalut / pantyliner di tempat lembab.

3. Menggunakan pembalut / pantyliner yang kadarluarsa.

4. Pemilihan pembalut / pantyliner tanpa mempertimbangkan kualitas.

5. Memakai pembalut / pantyliner yang mengandung obat-obat kimia (contoh: pemutih / pewangi).

6. Memakai pembalut / pantyliner terlalu lama.

 

Apakah anda mengetahui jenis pembalut / pantyliner yang anda gunakan?

Hampir semua wanita tidak mengetahui jenis pembalut / pantyliner yang mereka gunakan. Para wanita lebih mengenal harga pembalut / pantyliner yang mereka gunakan tanpa tau resiko yang mereka hadapi. (Klik Artikel Baik Buruk Memakai Pembalut)

Pembalut / pantyliner termasuk klasifikasi produk cepat saji, produk sekali pakai. Oleh karena itu, produsen kerap menggunakan kertas daur ulang sebagai bahan dasar pembuatan pembalut / pantyliner.

 


Pembalut / Pantyliner yang beredar dipasaran terbuat dari kertas daur ulang.

Tujuannya untuk menghemat biaya produksi karena pembalut merupakan produk sekali pakai.

Proses daur ulang menggunakan bahan kimia.

1. Untuk pemutihan.

2. Untuk pembuangan bau.

3. Untuk sterilisasi bakteri.

Biasanya pada bahan penyeraplah yang mengandung bahan kimia secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada organ reproduksi. Dan yang lebih memperburuk keadaan pada pembalut / pantyliner adalah lapisan bawah yang kedap udara sehingga tidak ada sirkulasi oksigen pada daerah organ reproduksi.

 

Menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia) (Sumber: The Tampon Safety and Research Act of 1999, H.R.890, USA),

Hasil samping dari proses pemutihan (ZAT DIOKSIN) yang digunakan pabrik kertas, termasuk pembalut wanita, tissue, diaper (pembalut untuk anak-anak) dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, diantaranya KANKER SERVIKS.

 

KANKER SERVIKS adalah Kanker no.2 di Dunia yang paling sering menyerang wanita dan menyebabkan kematian. (Sumber: www.cegahkankerserviks.com)

 

Di Indonesia sendiri, KANKER SERVIKS menduduki urutan no.1 karena pada umumnya gejala Kanker Serviks baru diketahui pada stadium lanjut, menurut Dr. Boyke Dian Nugraha SpOG, MARS.

 

Menurut Dr. Budi Wiwero, SpOG dari YPR Hospital dalam Artikel Stop Right Now, “Jika darah yang kita keluarkan cukup banyak, ganti pembalut 2 jam sekali. Saat haid, kuman cenderung lebih mudah masuk dan dapat menimbulkan penyakit pada organ reproduksi.

Infeksi bakteri dalam jangka panjang dapat menyebabkan kemandulan. Yang harus lebih diwaspadai lagi adalah keputihan yang berlebihan tanda awal suatu proses Kanker Serviks, tambah Dr. Budi Wiwero, SpOG.

 

Pernahkan anda berfikir untuk membongkar dan mengecek kualitas pembalut yang biasa digunakan?

Cara mengecek kualitas pembalut::

1. Suntikan 35 – 50 ml/cc air pada permukaan pembalut à air sebagai pengganti darah.

Diamkan beberapa saat lalu tekan selembar tissue yang di taruh pada permukaan pembalut à ini adalah posisi saat wanita duduk, ada tekanan pada pembalut.

Apa yang anda rasakan? Apakah tissue anda basah? Kalau tissue anda basah, ini menandakan daya serap pada pembalut kamu kurang baik.

Coba anda bayangkan, setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang permukaan atasnya selalu basah!?...

2. Siapkan ½ (setengah) gelas air putih, usahakan gunakan gelas yang bening atau transparan dan alat pengaduk (contoh: sumpit).

Sobek pembalut anda dan ambil bagian inti di dalamnya (bahan penyerap, kapas). Masukkan ke dalam gelas berisi air sebagian dari bagian inti pembalut anda, lalu aduk.

Apa yang anda lihat? Apakah bagian inti pembalut anda hancur, seperti pulp kertas dan air berubah menjadi keruh? Kalau jawabannya iya, ini menandakan pembalut kamu menggunakan bahan yang kurang berkualitas, kertas daur ulang.

Coba anda bayangin, setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang terbuat dari kertas daur ulang, bahan kurang berkualitas dengan proses pembuatan menggunakan bahan kimia yang berbahaya!?...

 

Kebayang ga efeknya kalau pembalut seperti ini, anda gunakan seharian?...

Kini telah hadir pembalut yang menjadi solusi masalah wanita

LOVE MOON.

Pembalut multi fungsi yang berguna juga sebagai terapi masalah kesehatan.

Untuk demo, sample dan informasi pemesanan produk LOVE MOON, hubungi :

REINNITHA

Tel | Sms : 0818 9858 29 | 021 – 9303 8999

E-mail : rei@robrei.com